Bojonegoro – Gerakan anak muda kembali menunjukkan peran nyata di tengah masyarakat. Komunitas Gen Youth Progressive (Gen YP) menggelar kegiatan bertajuk Youth Rise Together di Yayasan Al-Mubarok, Desa Sarirejo, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Kamis (19/3/26).
Kegiatan ini tak sekadar berbagi santunan, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak yatim dan piatu untuk berani bermimpi dan mengekspresikan diri. Tiga agenda utama digelar, mulai santunan, sesi mapping dream, hingga hand painting yang berlangsung penuh keceriaan.
Puluhan anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Suasana haru menyelimuti saat santunan diserahkan langsung kepada anak-anak yatim. Namun, kegiatan tak berhenti pada pemberian materi semata.
Memasuki sesi mapping dream, anak-anak diajak mengenali cita-cita mereka. Dengan pendampingan relawan, mereka menuangkan mimpi dalam bentuk gambar sederhana—mulai dari ingin menjadi guru, dokter, hingga profesi lainnya. Sesi ini menjadi ruang awal membangun kepercayaan diri sekaligus arah masa depan.
Keceriaan semakin terasa saat sesi hand painting. Anak-anak bebas melukis menggunakan tangan di media yang disiapkan. Tawa dan canda pecah, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di lingkungan yayasan.
Founder Gen YP M. Rifka Arif Syahrizal menegaskan, kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kepedulian generasi muda yang tidak hanya fokus pada bantuan materi, tetapi juga pembangunan mental dan harapan anak.
“Melalui Youth Rise Together, kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk bermimpi. Tidak hanya berbagi, tetapi juga menumbuhkan keberanian mereka dalam merancang masa depan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Al Mubarok Ky. Muhammad Yusuf. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi perkembangan mental anak-anak di yayasan.
“Kegiatan ini sangat berarti, bukan hanya santunan, tetapi juga membangun semangat dan kepercayaan diri anak-anak,” tuturnya.
Melalui Youth Rise Together, Gen YP mencoba menghadirkan pendekatan berbeda dalam kegiatan sosial menggabungkan kepedulian, edukasi, dan ruang ekspresi dalam satu gerakan.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari kolaborasi pemuda dalam menciptakan dampak positif di tengah masyarakat. (RBU/Red).
